Tak Tinggal Diam! Emak-Emak Sirnarasa Desak Kades Tegas Tolak Proyek Geothermal
Emak-emak di Desa Sirnarasa, Sukabumi, menggeruduk kantor desa dan mendesak kepala desa menolak proyek geothermal.
Gelombang penolakan terhadap rencana proyek geothermal kembali mencuat di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, puluhan emak-emak dari Desa Sirnarasa, Kecamatan setempat, mendatangi kantor desa untuk menyuarakan aspirasi mereka. Aksi tersebut berlangsung secara terbuka dan menjadi perhatian warga sekitar karena melibatkan para ibu rumah tangga yang selama ini jarang tampil di ruang protes publik.
Berikut ini DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA akan memberikan informasi menarik lainnya tentang ibu-ibu.
Aksi Emak-Emak Yang Menarik Perhatian
Aksi yang dilakukan emak-emak Sirnarasa berlangsung sejak pagi hari. Mereka berkumpul di depan kantor desa dengan tertib, menyampaikan aspirasi secara lantang namun tetap damai. Kehadiran para ibu ini langsung menyedot perhatian warga dan aparat desa.
Para peserta aksi menyampaikan penolakan secara langsung kepada perangkat desa. Mereka meminta agar aspirasi warga benar-benar didengar dan tidak diabaikan dalam proses pengambilan keputusan terkait proyek geothermal.
Keberanian emak-emak turun langsung ke lapangan dinilai sebagai bentuk kesadaran kolektif yang kuat. Mereka ingin menunjukkan bahwa warga desa memiliki hak untuk menentukan masa depan wilayahnya sendiri.
Alasan Penolakan Proyek Geothermal
Salah satu alasan utama penolakan adalah kekhawatiran terhadap dampak lingkungan. Warga menilai proyek geothermal berpotensi merusak sumber air, lahan pertanian, serta keseimbangan alam yang selama ini menjadi tumpuan hidup masyarakat Sirnarasa.
Emak-emak juga menyuarakan kekhawatiran akan kesehatan keluarga mereka. Isu pencemaran, perubahan kualitas air, dan risiko jangka panjang menjadi alasan kuat mengapa mereka menolak proyek tersebut.
Selain itu, warga merasa belum mendapatkan penjelasan yang transparan dan menyeluruh mengenai manfaat serta risiko proyek geothermal. Kurangnya sosialisasi dinilai memperbesar rasa curiga dan ketidakpercayaan masyarakat.
Baca Juga: Ibu-Ibu Kini Bisa Mandiri, Berkat Pelatihan Sandiaga Uno
Desakan kepada Kepala Desa
Dalam aksi tersebut, para emak-emak secara tegas mendesak kepala desa untuk berpihak kepada warga. Mereka meminta kepala desa menolak proyek geothermal jika dinilai merugikan masyarakat dan lingkungan.
Warga berharap kepala desa tidak hanya menjadi perpanjangan tangan pihak luar, tetapi benar-benar menjadi wakil kepentingan masyarakat desa. Sikap dan keputusan kepala desa dinilai sangat menentukan arah kebijakan ke depan.
Desakan ini disampaikan secara terbuka agar menjadi komitmen bersama. Para emak-emak berharap janji dan sikap kepala desa tidak hanya berhenti di forum pertemuan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.
Respons Aparat Desa dan Situasi Lapangan
Pihak desa menerima perwakilan emak-emak untuk berdialog di kantor desa. Aparat desa menyatakan akan menampung aspirasi warga dan menyampaikannya kepada pihak terkait sesuai mekanisme yang berlaku.
Situasi selama aksi berlangsung terpantau kondusif. Tidak ada bentrokan atau tindakan anarkis, meskipun suasana sempat memanas akibat kuatnya tuntutan warga.
Dialog antara warga dan aparat desa menjadi momen penting untuk membuka ruang komunikasi. Warga berharap dialog tersebut menjadi awal dari proses yang lebih transparan dan partisipatif.
Makna Aksi Bagi Perjuangan Warga
Aksi emak-emak Sirnarasa memiliki makna simbolis yang kuat. Mereka menunjukkan bahwa isu lingkungan dan keberlanjutan hidup adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kaum pria atau tokoh elite.
Gerakan ini juga memperlihatkan meningkatnya kesadaran warga desa terhadap hak mereka atas lingkungan yang sehat. Emak-emak mengambil peran sebagai penjaga kehidupan keluarga dan generasi mendatang.
Dengan bersuara secara kolektif, warga berharap aspirasi mereka tidak diabaikan. Aksi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Simak dan ikuti terus informasi terlengkap tentang Berita DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA yang akan kami berikan setiap harinya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari Liputan6.com
- Gambar Kedua dari Tribun Jabar