Sandiaga Dorong Ibu-Ibu Naik Kelas Lewat Pelatihan Usaha

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno membuka lapangan kerja dan memberikan pelatihan bagi ibu-ibu untuk mengembangkan usaha.

Sandiaga Bantu Ibu-Ibu Naik Kelas Lewat Pelatihan

Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Tegal Muda (RTM) mengadakan Workshop Baking & Cooking “Naik Kelas” untuk 50 ibu rumah tangga di Kabupaten Tegal. Fokus pelatihan kali ini adalah mengolah brownies singkong dan donat ubi, membekali peserta dengan keterampilan baru agar usaha kuliner mereka bisa berkembang dan naik kelas.

Berikut DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA ini  akan memberikan informasi menarik dan berita lainnya tentang ibu-ibu.

tebak skor hadiah pulsa  

Pelatihan Praktis untuk Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno. Menjelaskan bahwa workshop Baking & Cooking “Naik Kelas” dirancang untuk membekali ibu-ibu rumah tangga dengan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan.

Dengan fokus pada produk brownies singkong dan donat ubi, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik memasak dan memanggang. Tetapi juga memberikan pemahaman tentang pengelolaan usaha kecil, strategi pemasaran, dan peningkatan kualitas produk.

Tujuan utamanya adalah membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga peserta. Sehingga keterampilan yang didapat bisa berkontribusi nyata terhadap pendapatan rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kreativitas dan rasa percaya diri peserta. Memungkinkan mereka untuk mengembangkan usaha kuliner secara lebih profesional.

AI Bantu Pemasaran Produk Ibu-Ibu

Dalam workshop Baking & Cooking “Naik Kelas” yang digelar Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Tegal Muda (RTM). Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan praktis membuat brownies singkong dan donat ubi. Tetapi juga diperkenalkan pada teknologi modern berupa kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pemasaran produk mereka.

Sandiaga Uno menjelaskan, pelatihan ini memanfaatkan AI untuk membantu ibu-ibu rumah tangga meningkatkan daya saing produk kuliner. Peserta belajar menganalisis tren pasar, menentukan target konsumen, dan membuat konten promosi menarik di media sosial, sehingga usaha mereka bisa berkembang di era digital.

Similar Posts