Sandiaga Uno Bikin Heboh Pinang Ranti: Ibu-Ibu Kini Bisa Raup Untung
Sandiaga Uno menggelar pelatihan kuliner di Pinang Ranti, Jakarta Timur, untuk memberdayakan ibu-ibu. Peserta belajar membuat makanan tradisional.
Program ini mendorong ekonomi lokal, meningkatkan kemandirian perempuan, serta membangun komunitas UMKM kuliner yang solid. Dengan keterampilan baru, ibu-ibu kini siap membuka usaha rumahan, memperluas jaringan.
Simak dan ikutin informasi terbaru dan terviral lainnya hanya ada di DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA.
Sandiaga Uno Dorong Ibu-Ibu Pinang Ranti Lewat
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, baru-baru ini menggelar pelatihan pembuatan makanan untuk ibu-ibu di Pinang Ranti, Jakarta Timur. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan ibu-ibu dalam mengolah makanan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memberdayakan ekonomi lokal.
Pelatihan ini menjadi bagian dari program pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif dan UMKM kuliner di tengah masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, ibu-ibu dapat memproduksi makanan yang layak dijual, mulai dari makanan tradisional hingga inovasi modern, sehingga membuka peluang usaha yang menjanjikan.
Sandiaga Uno dalam sambutannya menekankan pentingnya keterampilan praktis bagi ibu-ibu sebagai salah satu cara untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menular ke wilayah lain dan menjadi inspirasi bagi ibu rumah tangga di seluruh Indonesia.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pelatihan Kuliner Resep Tradisional Inovasi Modern
Pelatihan yang digelar di Pinang Ranti meliputi berbagai materi, mulai dari teknik memasak makanan tradisional Indonesia hingga inovasi kuliner modern. Ibu-ibu diajarkan cara membuat makanan yang menarik, higienis, dan tahan lama, agar bisa dipasarkan dengan baik.
Selain praktik memasak, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang pengemasan makanan, strategi pemasaran, dan tips menjaga kualitas produk. Hal ini penting agar makanan yang dijual memiliki nilai jual tinggi dan tetap diminati konsumen.
Instruktur pelatihan mengajarkan cara mengkombinasikan rasa, tampilan, dan aroma agar setiap produk kuliner memiliki daya tarik tersendiri. Beberapa resep populer yang diajarkan termasuk kue tradisional, camilan sehat, hingga makanan ringan kekinian yang sedang tren di pasaran.
Baca Juga: Geram! Emak-Emak di Aceh Timur Geruduk Pendopo Bupati, Data Korban Banjir Dipertanyakan
Dampak Positif Bagi Ekonomi dan Sosial Ibu-Ibu
Pelatihan ini diyakini mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Dengan keterampilan baru, ibu-ibu dapat membuka usaha rumahan atau bergabung dengan kelompok UMKM kuliner. Pendapatan tambahan ini membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan.
Selain aspek ekonomi, pelatihan juga memiliki nilai sosial yang penting. Ibu-ibu dapat saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan, dan membangun komunitas yang solid. Hal ini menciptakan semangat kebersamaan dan kolaborasi di antara peserta.
Program semacam ini juga meningkatkan kepercayaan diri ibu-ibu untuk menghadapi tantangan ekonomi. Dengan bekal keterampilan praktis dan pengetahuan pemasaran, mereka lebih siap menghadapi persaingan usaha kuliner di pasar lokal maupun daring.
Visi dan Langkah Kedepan Program
Sandiaga Uno berharap pelatihan ini menjadi awal dari rangkaian kegiatan pemberdayaan ibu-ibu di seluruh Jakarta dan Indonesia. Pemerintah berencana memperluas program ini dengan menambah materi tentang digital marketing, pengelolaan keuangan, dan sertifikasi produk agar peserta lebih kompetitif.
Selain itu, pemerintah mendorong kerja sama dengan platform daring untuk membantu ibu-ibu memasarkan produk kuliner mereka ke konsumen yang lebih luas. Strategi ini bertujuan agar UMKM kuliner tidak hanya berkembang secara lokal tetapi juga bisa menjangkau pasar nasional dan internasional.
Dengan keberlanjutan program ini, diharapkan lebih banyak ibu rumah tangga yang terampil, mandiri, dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari liputan6.com
- Gambar Kedua dari liputan6.com