Ibu-Ibu Parkir Surabaya Rp10 Ribu Demi Lahan Sempit

Aksi ibu-ibu parkir di Surabaya viral usai memaksa bayar Rp10 ribu. Dishub turun tangan, netizen ramai menanggapi, ini kisah lengkapnya.

Ibu-Ibu Parkir Surabaya Rp10 Ribu Demi Lahan Sempit

Ibu-ibu juru parkir di Surabaya mendadak viral karena tarif parkir tak wajar. Warga kesal, video menyebar, pemerintah pun turun tangan. Berikut DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA akan memberi rangkuman lebih jelas lagi tentang kasus viral ini.

tebak skor hadiah pulsa  

Lahan Sempit Bukan Alasan Tarif Melonjak

Seorang pengguna mobil memarkirkan kendaraan di Jalan Kalimati Kulon, Surabaya. Saat hendak pergi, ia dikenai tarif parkir oleh seorang ibu-ibu sebesar Rp10 ribu. Pengendara merasa keberatan karena sudah pegang karcis resmi bertuliskan Rp5 ribu.

Ibu-ibu yang mengaku juru parkir pengganti menolak menerima Rp5 ribu. Ia ngotot minta dua kali lipat dengan alasan lahan parkir sempit dan “susah cari tempat”. Argumennya pun terekam dalam video yang viral di media sosial.

Video itu langsung ramai ditanggapi netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut dan menilai hal ini bukan hanya soal uang, tapi etika. Warganet merasa juru parkir semakin berani seenaknya menarik tarif.

Karcis Resmi Diabaikan Tanpa Takut

Dalam video berdurasi kurang dari semenit, pengemudi mencoba menunjukkan karcis parkir resmi. Namun ibu-ibu tersebut tetap bersikeras. Ia bahkan terlihat memalingkan wajah sambil berkata, “Pokoknya sepuluh ribu.”

Situasi menjadi canggung karena terjadi adu argumen di tempat umum. Ibu-ibu itu tidak menunjukkan rasa bersalah sedikit pun meski sudah diperingatkan. Ia malah seolah merasa berhak mematok harga sendiri.

Banyak netizen merasa geram melihat kejadian tersebut. Sebagian menyebut ini bentuk pungutan liar yang meresahkan. Lainnya mendesak Dishub agar lebih tegas menindak juru parkir liar.

Baca Juga: Pentingnya Peran Ibu dalam Pendidikan Anak Sejak Dini

Dishub Surabaya Bergerak Cepat

Dishub Surabaya Bergerak Cepat

Tak butuh waktu lama, Dishub Kota Surabaya langsung menindaklanjuti. Ibu-ibu juru parkir yang diketahui bernama Sukinah dipanggil untuk dimintai keterangan. Ia mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf.

Dishub menjatuhkan sanksi berupa larangan parkir selama 3 bulan. Sukinah juga diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk edukasi dan peringatan.

Pemkot Surabaya pun menegaskan pentingnya melaporkan juru parkir nakal. Wali Kota Eri Cahyadi meminta masyarakat tidak segan mendokumentasikan dan melapor. Semua laporan akan ditindak secara cepat dan terbuka.

Laporan Bisa Langsung ke Dishub

Dishub Surabaya memiliki kanal pengaduan resmi yang aktif 24 jam. Warga bisa melapor melalui Instagram @dishubsurabaya, WhatsApp 0821-4130-0168, atau Call Center 112. Kanal ini dibuat agar masyarakat tak ragu melaporkan pelanggaran seperti pungli dan jukir liar.

Selama ini Dishub memang menerima banyak laporan serupa dari warga. Petugas kerap menemukan juru parkir yang menarik tarif di luar ketentuan, bahkan mengaku karcis sudah habis. Karena itu, patroli rutin, penindakan langsung, dan sosialisasi tarif resmi terus diperkuat.

Respons Warganet Campur Aduk

Di media sosial, reaksi publik cukup beragam. Sebagian mengkritik keras, sementara yang lain mengaku iba karena faktor usia pelaku. Beberapa juga menyayangkan sistem pengelolaan parkir yang masih longgar.

Fenomena ini memperlihatkan pentingnya keterlibatan warga dalam mengawasi lingkungan. Video viral semacam ini seringkali jadi awal penindakan yang lebih luas. Warganet memegang peran besar dalam menekan pelanggaran publik.

Parkir Surabaya Harus Lebih Tertib

Kejadian ini jadi pengingat bahwa ketertiban dimulai dari hal kecil. Parkir adalah urusan harian, tapi dampaknya bisa besar bila dibiarkan. Pemkot dan warga harus sama-sama aktif menjaga aturan.

Diharapkan ke depan, tarif parkir tak lagi jadi bahan perdebatan. Semua pihak harus patuh pada ketentuan yang sudah berlaku. Ketegasan hukum jadi langkah awal menuju kota yang lebih tertib. Ikuti terus IBU IBU CANGGIH untuk mendapatkan informasi tentang ibu-ibu terlengkap yang hanya ada di Indonesia.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari www.sketsanusantara.id
  2. Gambar Kedua dari asset.kompas.com

Similar Posts