Ibu-Ibu Bekasi Bikin Takjil Viral, Sandiaga Uno: Raih Untung Maksimal
Kaum ibu di Bekasi belajar membuat takjil viral melalui pelatihan kreatif yang dipandu instruktur profesional.
Sandiaga Uno mendorong mereka memanfaatkan momen Ramadan untuk mengasah kreativitas kuliner sekaligus meraih peluang bisnis menguntungkan. Dari resep hingga teknik promosi media sosial, para peserta diajarkan cara membuat takjil menarik, instagramable, dan aman dikonsumsi. Berikut ini DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA akan memberikan informasi menarik lainnya tentang ibu-ibu.
Ibu-Ibu Bekasi Belajar Bikin Takjil Viral
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama pemerintah daerah menggelar pelatihan pembuatan takjil untuk kaum ibu di Kota Bekasi. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang menekankan pentingnya memanfaatkan momen Ramadan.
Pelatihan yang digelar di Balai Latihan Kerja Bekasi ini menghadirkan instruktur profesional yang sudah terbukti mampu membuat takjil hits di media sosial. Para peserta belajar mulai dari resep, teknik pengemasan menarik, hingga strategi promosi agar produk mereka bisa viral dan laris di pasaran.
Selain teknik memasak, pelatihan juga menekankan manajemen usaha sederhana. Kaum ibu diajarkan cara menghitung modal, menentukan harga jual, hingga mengelola stok agar usaha takjil tetap berjalan lancar selama Ramadan. Hal ini menjadi bekal agar usaha mereka tidak hanya menguntungkan tetapi juga berkelanjutan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Sandiaga Uno Dorong Kreativitas dan Peluang Usaha
Dalam sambutannya, Sandiaga Uno menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk meningkatkan pendapatan keluarga. “Ini saat tepat bagi para ibu untuk mengasah kreativitas kuliner mereka. Takjil yang unik dan menarik bukan hanya memuaskan selera tetapi juga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan,” ujarnya.
Menteri juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi. Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, takjil sederhana bisa menjadi tren viral dan menjangkau konsumen lebih luas. Ini juga membuka peluang bagi para pelaku UMKM untuk meraih omzet yang signifikan dalam waktu singkat.
Selain itu, Sandiaga Uno mendorong para ibu untuk memanfaatkan inovasi dalam produk kuliner. Variasi rasa, kemasan kekinian, hingga sentuhan estetika dapat meningkatkan nilai jual sekaligus menarik perhatian pembeli muda. Dengan dukungan pemerintah, peluang sukses semakin terbuka lebar.
Baca Juga: Tak Takut Penyakit Kulit! Begini Trik Ibu-Ibu Beli Bra Bekas Impor di Pasar Senen
Praktik Membuat Takjil Viral
Pelatihan di Bekasi menampilkan sesi praktik langsung, di mana para peserta mencoba membuat berbagai jenis takjil, mulai dari kolak modern, es buah kreatif, hingga kue basah yang mudah dijual. Instruktur memberikan tips agar tampilan dan rasa takjil lebih instagramable, sehingga mudah viral di media sosial.
Selain itu, peserta juga diajarkan cara memanfaatkan bahan lokal agar lebih hemat dan ramah lingkungan. Strategi penggunaan bahan musiman membantu menekan biaya produksi dan tetap menghasilkan kualitas takjil yang menarik bagi konsumen.
Tak kalah penting, para ibu juga belajar cara menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Pelatihan ini menjamin produk takjil tidak hanya menarik secara visual tetapi juga aman dikonsumsi, yang menjadi nilai tambah di mata konsumen.
Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal
Pelatihan ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal di Bekasi. Dengan keterampilan baru, banyak ibu rumah tangga dapat memulai usaha takjil dari rumah dan menjangkau konsumen secara online maupun offline. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus membuka lapangan kerja tambahan.
Selain aspek ekonomi, kegiatan ini juga memberdayakan perempuan. Kaum ibu menjadi lebih percaya diri dalam mengelola usaha, memanfaatkan kreativitas mereka, dan belajar tentang pemasaran digital yang sebelumnya belum banyak dikuasai.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari daerah.sindonews.com
- Gambar Kedua dari metrotvnews.com