Geger Makassar! Emak-emak Coba Bakar Toko Emas Dengan Molotov

Seorang emak-emak di Makassar ditangkap polisi setelah mencoba membakar toko emas dengan molotov, aksi awal pura-pura belanja.

Emak-emak Coba Bakar Toko Emas dengan Molotov

Kejadian mengejutkan terjadi di Makassar ketika seorang wanita yang diduga berusia paruh baya mencoba membakar sebuah toko emas. Pelaku, yang diketahui merupakan seorang emak-emak, awalnya berpura-pura berbelanja untuk mengelabui pemilik toko dan pengunjung.

Berikut ini DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA akan memberikan informasi menarik lainnya tentang ibu-ibu.

tebak skor hadiah pulsa  

Kronologi Kejadian

Insiden bermula pada siang hari ketika toko emas yang berlokasi di pusat kota Makassar kedatangan seorang wanita paruh baya. Ia terlihat santai, menanyakan beberapa perhiasan seolah-olah ingin membeli.

Namun, pemilik toko mulai curiga karena perilaku pelaku tampak gelisah dan terlalu lama berada di dalam tanpa melakukan transaksi. Tak lama kemudian, pelaku mengambil sebuah botol berisi cairan mudah terbakar yang diduga sebagai molotov.

Aksi pelaku langsung diketahui oleh petugas keamanan di sekitar toko. Beruntung, api belum sempat menyala karena botol molotov berhasil disita sebelum dilempar. Polisi pun segera dipanggil untuk menindaklanjuti kasus ini.

Modus Pura-Pura Belanja

Modus pura-pura berbelanja ini dinilai sangat berisiko, tetapi juga cukup licik. Dengan berpura-pura menjadi pembeli biasa, pelaku berharap bisa masuk ke toko dengan santai tanpa menimbulkan kecurigaan.

Taktik ini membuat pelaku memiliki kesempatan untuk mendekat ke target dan menyiapkan aksi kriminalnya. Dalam banyak kasus pembakaran atau perampokan, modus serupa sering digunakan untuk mengecoh pengawas atau kamera keamanan.

Meski terlihat sederhana, metode ini memerlukan perencanaan dan keberanian yang tinggi. Untungnya, kewaspadaan pemilik toko dan petugas keamanan mencegah kerugian besar.

Baca Juga: Sandiaga Uno Gelar Workshop Bisnis Untuk Ibu-Ibu, Buka Jalan Kemandirian

Tindakan Polisi dan Penyelidikan

Tindakan Polisi dan Penyelidikan

Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa pelaku ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas juga memeriksa rekaman CCTV untuk memastikan kronologi dan mengidentifikasi apakah ada pihak lain yang terlibat.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku bertindak sendirian. Polisi juga mengambil sampel cairan dari botol molotov untuk memastikan bahan yang digunakan. Selain itu, pihak keamanan diperintahkan meningkatkan pengawasan di toko-toko emas lain sebagai langkah antisipasi.

Proses hukum terhadap pelaku kini tengah berjalan, dengan kemungkinan dijerat pasal percobaan pembakaran dan kepemilikan bahan peledak. Penyidikan lebih lanjut akan menentukan motif sebenarnya di balik aksi ini.

Reaksi Pemilik Toko dan Masyarakat

Pemilik toko mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi toko yang menjual barang berharga. “Kami selalu memeriksa tas dan perilaku pengunjung, tapi tidak menyangka ada yang berani melakukan ini,” ungkapnya.

Masyarakat sekitar juga bereaksi campur aduk. Sebagian merasa takut dengan aksi ini, sementara yang lain mengapresiasi cepatnya respons petugas keamanan dan polisi. Kejadian ini menjadi bahan diskusi mengenai keamanan di area komersial.

Pihak keamanan lokal kemudian meningkatkan patroli rutin dan memberikan edukasi kepada pemilik toko agar lebih waspada terhadap modus serupa.

Dampak dan Pencegahan Ke Depan

Insiden ini menjadi pengingat bahwa keamanan toko, terutama toko emas, harus menjadi prioritas. Selain pemasangan CCTV dan alarm, pelatihan petugas keamanan dalam mengenali perilaku mencurigakan sangat penting.

Pemilik toko juga dianjurkan untuk memiliki prosedur evakuasi dan komunikasi cepat dengan aparat setempat. Langkah preventif ini dapat meminimalisir risiko kerugian akibat tindakan kriminal.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama ketika melihat perilaku mencurigakan di sekitar toko atau pusat perbelanjaan. Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Simak dan ikuti terus informasi terlengkap tentang Berita DUNIA IBU IBU CANGGIH INDONESIA yang akan kami berikan setiap harinya.


Sumber Gambar:

  • Gambar pertama dari 
  • Gambar kedua dari 

Similar Posts